Saat seorang pemodal hendak membeli saham atau memberikan investasi pada sebuah perusahaan, ada satu informasi penting yang menentukan keputusan berinvestasi. Informasi itu adalah prospektus. Prospektus adalah dokumen yang berisi data penting untuk dipahami calon pemodal.

Calon pemodal harus memahami prospektus dengan cermat untuk menentukan keputusan apakah mau membeli efek atau saham dari pihak yang menerbitkan prospektus. Lantas, apa sebenarnya prospektus dan apa saja jenis-jenisnya?

Pengertian Prospektus

Prospektus adalah dokumen formal yang dimiliki emiten atau perusahaan yang sudah terdaftar di OJK. Dokumen berisi informasi seputar laporan perusahaan serta dapat membantu pemodal untuk menganalisis gambaran sistem saham yang diberikan kepada publik.

Secara keseluruhan, prospektus ini adalah gambaran lengkap kondisi perusahaan yang dalam instrumen pendanaan keberadaannya dapat membantu seseorang atau sebuah pihak untuk memperoleh saham atau profil perusahaan high value.

Jenis-Jenis Prospektus

Dalam dunia saham ada beberapa jenis prospektus dengan fungsi tersendiri, meskipun secara keseluruhan isinya tetap sama. Namun, secara umum inilah beberapa jenis prospektus yang harus diketahui.

  1. Prospektus Awal
Baca Juga  Obligasi Adalah: Pengertian, Jenis dan Contohnya!

Prospektus awal berisi tentang semua informasi yang diperlukan, seperti nilai nominal, jumlah penawaran harga efek, suku bunga, dan beberapa persyaratan yang belum ditentukan. 

Dalam dokumen ini juga termuat latar belakang bagaimana perusahaan terbentuk dan total saham yang diperdagangkan.

  1. Prospektus Ringkas

Apa itu prospektus ringkas? Dokumen ini berisi suatu penawaran sapai keuntungan terkait pendanaan pada sebuah perusahaan. 

Umumnya, informasi yang tertera tidak jauh berbeda dengan prospektus awal. Namun, bahasa yang tertulis lebih komunikatif karena langsung tertuju pada pemodal.

  1. Prospektus Final

Prospektus akhir ini berisi informasi lebih mendetail yang mengurai penawaran, rencana pendanaan, entitas perusahaan, hingga pernyataan utang-piutang dan analisis pembahasan dari manajemen.

Cara Membaca Prospektus

Prospektus adalah bukti tertulis dari pengenalan dan perkembangan perusahaan. Dengan begitu calon pemodal dapat melakukan analisa mendalam guna memastikan kelayakan perusahaan sebagai objek investasi. Adapun, berikut adalah tips membaca prospektus.

  1. Periksa Daftar OJK

Jika hendak berinvestasi pada suatu instrumen keuangan, Anda harus memastikan bahwa instrumen tersebut telah terdaftar dan sudah berlisensi OJK. Jadi tidak perlu membuang waktu memilih dan menyeleksi instrumen keuangan yang belum tercatat di OJK.

  1. Cek Rekam Jejak Perusahaan
Baca Juga  Apa itu OJK : Fungsi, Peran & Tanggung Jawabnya!

Calon pemodal harus melihat bidang usaha dan profil sebuah perusahaan sebelum menaruh investasi. Dengan begini, pemodal dapat lebih yakin membeli instrumen keuangan karena kualitas perusahaan yang menjanjikan kedepannya.

  1. Tujuan IPO atau Pendanaan

Selain itu, kenali lebih dulu tujuan suatu emiten terbuka terhadap IPO atau pendanaan. Pahami apa masalahnya, apa kebutuhannya, hingga prospek penggunaan dana kedepannya. Tujuannya agar tidak ada penyalahgunaan fungsi dana dan meminimalisir kesalahan.

  1. Saham

Dalam berinvestasi, memperhatikan harga penawaran dan nominal saham merupakan hal yang wajib. Saat menganalisisnya, pastikan berapa besar penawaran saham terbuka. Harus diingat bahwa pasar saham bersifat fluktuatif sehingga nominalnya bisa saja berbeda dari harga penawaran.

  1. Agen Penjual

Berikutnya, usahakan untuk miliki nomor agen-agen penjual yang bertugas memasarkan saham pada bursa umum. Hal ini bertujuan sebagai agen konsultasi jika sewaktu-waktu terjadi masalah dalam pencarian. Bahkan tak ada salahnya untuk ikut mengikuti komunitas saham agar lebih terkontrol.

Sebagai dokumen vital, prospektus digunakan untuk memahami pendanaan suatu proyek. Namun, sebelum menentukan proyek yang tepat, pemodal harus memilih jenis instrumen keuangan dan alasan dibaliknya.

Baca Juga  Emiten Adalah: Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Contohnya!

Berhubung prospektus adalah faktor yang mempengaruhi keputusan investasi, perusahaan harus memastikan isinya agar sesuai peraturan yang berlaku serta dapat menjadi gambaran lengkap perusahaan.

Author