{"id":3833,"date":"2022-11-25T16:00:22","date_gmt":"2022-11-25T09:00:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bursareit.id\/blog\/?p=3833"},"modified":"2022-12-26T16:17:16","modified_gmt":"2022-12-26T09:17:16","slug":"laba-ditahan-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/","title":{"rendered":"Laba Ditahan Adalah : Jenis, Fungsi, Contoh, dan Cara Menghitungnya!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernah dengar istilah laba ditahan? Sebagai faktor penting yang mempengaruhi kapabilitas perusahaan, maka pemodal harus memahami tentang istilah tersebut. <\/span><b>Laba ditahan adalah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> salah satu istilah yang memang hanya dipahami oleh kalangan tertentu saja khususnya para pengusaha dan bagian keuangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun jika berbicara tentang laba saja, tentunya sudah banyak orang memahami istilah tersebut. Perlu diketahui sebelumnya, tidak semua jenis laba harus diterima secara langsung oleh perusahaan. Dalam hal ini biasanya ada jenis laba perusahaan yang perlu ditahan untuk kepentingan tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_46 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"ez-toc-toggle-icon-1\"><label for=\"item-69fb344c8b6a8\" aria-label=\"Table of Content\"><span style=\"display: flex;align-items: center;width: 35px;height: 30px;justify-content: center;direction:ltr;\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/label><input  type=\"checkbox\" id=\"item-69fb344c8b6a8\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#Sekilas_Pengertian_Laba_Ditahan\" title=\"Sekilas Pengertian Laba Ditahan\">Sekilas Pengertian Laba Ditahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#Sudah_Paham_Konsep_Laba_Ditahan_Berikut_Ini_Fungsi_Pentingnya\" title=\"Sudah Paham Konsep Laba Ditahan? Berikut Ini Fungsi Pentingnya\">Sudah Paham Konsep Laba Ditahan? Berikut Ini Fungsi Pentingnya<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#1_Penahanan_Laba_Sebagai_Modal_Usaha_Lanjutan\" title=\"1. Penahanan Laba Sebagai Modal Usaha Lanjutan\">1. Penahanan Laba Sebagai Modal Usaha Lanjutan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#2_Strategi_Pengembangan_Usaha\" title=\"2. Strategi Pengembangan Usaha\">2. Strategi Pengembangan Usaha<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#3_Melunasi_Hutang_Piutang_Perusahaan\" title=\"3. Melunasi Hutang Piutang Perusahaan\">3. Melunasi Hutang Piutang Perusahaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#4_Bisa_Dijadikan_Modal_Investasi_Bagi_Perusahaan\" title=\"4. Bisa Dijadikan Modal Investasi Bagi Perusahaan\">4. Bisa Dijadikan Modal Investasi Bagi Perusahaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#5_Digunakan_Sebagai_Modal_Cadangan\" title=\"5. Digunakan Sebagai Modal Cadangan\">5. Digunakan Sebagai Modal Cadangan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#Begini_Cara_Menghitung_dan_Contoh_Laba_Ditahan\" title=\"Begini Cara Menghitung dan Contoh Laba Ditahan\">Begini Cara Menghitung dan Contoh Laba Ditahan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#1_Lakukan_Perhitungan_Laba_Kotor\" title=\"1. Lakukan Perhitungan Laba Kotor\">1. Lakukan Perhitungan Laba Kotor<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#2_Melakukan_Perhitungan_Laba_Operasional\" title=\"2. Melakukan Perhitungan Laba Operasional\">2. Melakukan Perhitungan Laba Operasional<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#3_Melakukan_Perhitungan_Laba_Bersih_Sebelum_Pembayaran_Pajak\" title=\"3. Melakukan Perhitungan Laba Bersih Sebelum Pembayaran Pajak\">3. Melakukan Perhitungan Laba Bersih Sebelum Pembayaran Pajak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#4_Melakukan_Perhitungan_Laba_Ditahan\" title=\"4. Melakukan Perhitungan Laba Ditahan\">4. Melakukan Perhitungan Laba Ditahan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sekilas_Pengertian_Laba_Ditahan\"><\/span><b>Sekilas <\/b><b>Pengertian Laba Ditahan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba ditahan merupakan saldo laba bersih yang sudah dikurangi dari pembayaran pajak oleh RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) kemudian disepakati untuk tidak dibagikan. Dalam dunia bisnis, istilah seperti ini biasa dinamakan dengan \u201cRetained Earnings\u201d agar perusahaan bisa terus stabil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pemodal yang sangat memahami dunia saham, pastinya sudah mengetahui bahwa ketika perusahaan mendapatkan keuntungan nantinya akan langsung dibagikan oleh pemegang saham. Dalam situasi tertentu, RUPS bisa saja memutuskan untuk tidak membagikan laba kepada pemegang saham.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber laba yang ditahan oleh perusahaan berasal dari operasionalnya sendiri. Oleh sebab itu, para pemegang saham akan memiliki andil terbesar dalam menjalankan operasional perusahaan. Setiap laba yang ditahan akan membantu menambah ekuitas, sehingga kondisi perusahaan bisa terus membaik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Jenis laba ditahan <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">biasanya dipengaruhi oleh beberapa jenis transaksi mulai dari pembagian dividen, laba atau rugi bersih perusahaan, dan koreksi pembukuan laba sebelumnya. Ketika laba ditahan, maka diharapkan bisa menjadi modal tambahan agar perusahaan bisa maju lebih baik lagi kedepannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sudah_Paham_Konsep_Laba_Ditahan_Berikut_Ini_Fungsi_Pentingnya\"><\/span><b>Sudah Paham Konsep <\/b><b>Laba Ditahan?<\/b><b> Berikut Ini Fungsi Pentingnya<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penahanan laba tidak semata-mata untuk memperkaya perusahaan, melainkan ada faktor-faktor penting yang melatarbelakangi hal tersebut. Biasanya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">retained earnings<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (penahanan laba) hanya dilakukan dalam kondisi darurat sehingga semua pihak akan menyetujui rencana tersebut untuk kebaikan bersama.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Penahanan_Laba_Sebagai_Modal_Usaha_Lanjutan\"><\/span><strong>1. Penahanan Laba Sebagai Modal Usaha Lanjutan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><b>Fungsi laba ditahan <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yang utama yaitu sebagai modal usaha lanjutan bagi perusahaan. Laba akan digunakan kembali dengan tujuan meningkatkan penjualan. Hal ini sering dilakukan ketika hasil penjualan perusahaan mengalami kemerosotan sedangkan modal yang dibutuhkan belum cukup.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika perusahaan memutuskan untuk melakukan pembagian saham (dividen), maka khawatir akan membuat kondisi perusahaan makin terpuruk. Bagaimanapun semua pihak harus berfikir untuk kedepannya bukan hanya ingin mendapatkan untung sementara waktu.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Strategi_Pengembangan_Usaha\"><\/span><strong>2. Strategi Pengembangan Usaha<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam mengembangkan bisnis, pastinya pengusaha butuh strategi jitu untuk memperluas pangsa pasar dan juga pelayanannya. Untuk membuat strategi pengembangan usaha yang matang, maka terkadang penahanan laba perlu dilakukan agar bisa digunakan sebagai modal yang mencukupi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan perencanaan pengembangan usaha yang matang, maka perusahaan mampu untuk memutar laba menjadi nominal yang berlipat ganda. Dibutuhkan sinergi dengan semua komponen perusahaan agar strategi pengembangan usaha bisa menunjukkan hasil yang meningkat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Melunasi_Hutang_Piutang_Perusahaan\"><\/span><strong>3. Melunasi Hutang Piutang Perusahaan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><b>Laba ditahan adalah <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">salah satu langkah terbaik untuk membantu membayar hutang perusahaan. Apalagi kalau hutang perusahaan sudah jatuh tempo, maka rasanya tidak tepat kalau tetap lakukan pembagian saham ketika kondisi perusahaan sedang pelik atau kebingungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mayoritas pemodal juga pastinya mementingkan nama baik perusahaan, sehingga akan lebih pilih laba untuk membayar hutang usaha terlebih dahulu. Jika kondisi operasional kedepannya bisa berjalan lancar, maka laba bisa berpotensi naik berlipat ganda.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Bisa_Dijadikan_Modal_Investasi_Bagi_Perusahaan\"><\/span><strong>4. Bisa Dijadikan Modal Investasi Bagi Perusahaan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pebisnis sebaiknya tidak mudah puas atas segala pencapaian yang sudah didapatkan. Pengusaha perlu melakukan berbagai inovasi agar perusahaan bisa terus lebih baik kedepannya. Gunakan laba yang sudah ditahan untuk berinvestasi dan memperluas pangsa pasar bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Digunakan_Sebagai_Modal_Cadangan\"><\/span><strong>5. Digunakan Sebagai Modal Cadangan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah perusahaan mengalami stok kas kosong? Jika perusahaan tidak memperhatikannya dengan baik dan terus melakukan pengeluaran, maka tidak akan lama bisa bertahan. Dengan adanya penahanan laba, maka pengusaha bisa menggunakannya sebagai modal cadangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Begini_Cara_Menghitung_dan_Contoh_Laba_Ditahan\"><\/span><b>Begini Cara Menghitung dan <\/b><b>Contoh Laba Ditahan<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika suatu perusahaan akan melakukan penahanan laba, maka bagian keuangan harus benar-benar mencatat laporan keuangan tersebut dengan benar dan akurat. Kualitas laporan yang dimiliki akan sangat membantu bisnis berjalan efektif dan bisa mencapai tujuan bisnisnya secara maksimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Lakukan_Perhitungan_Laba_Kotor\"><\/span><strong>1. Lakukan Perhitungan Laba Kotor<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><b>Cara menghitung laba ditahan <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">tahap pertama dengan mengetahui nominal laba kotornya lebih dahulu. Laba kotor merupakan hasil yang diperoleh bisnis dari penjualan belum dikurangi dengan keperluan lainnya. Bagaimana rumus dari laba kotor?<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Laba Kotor = Angka Penjualan &#8211; Harga Pokok<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Melakukan_Perhitungan_Laba_Operasional\"><\/span><strong>2. Melakukan Perhitungan Laba Operasional<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika sudah mengetahui nilai dari laba kotor, maka langkah selanjutnya dengan menghitung laba operasional perusahaan. Laba operasional yang dimaksud disini berkaitan dengan aktivitas penjualan dan layanan bisnis lainnya yang disediakan oleh perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Laba Operasional = Laba Kotor &#8211; Biaya Operasional<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Melakukan_Perhitungan_Laba_Bersih_Sebelum_Pembayaran_Pajak\"><\/span><strong>3. Melakukan Perhitungan Laba Bersih Sebelum Pembayaran Pajak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengetahui nilai laba yang ditahan, maka selanjutnya perlu melakukan perhitungan laba bersih yang dikeluarkan sebelum pembayaran pajak. Laba bersih didapatkan dari pengurangan bunga, depresiasi, amortisasi, dan beberapa faktor lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Laba Bersih = Laba Operasional &#8211; (Bunga + Amortisasi + Depresiasi)<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Melakukan_Perhitungan_Laba_Ditahan\"><\/span><strong>4. Melakukan Perhitungan Laba Ditahan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><b>Laba ditahan adalah <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">laba bersih yang digunakan untuk kebutuhan penting perusahaan. Setelah memahami perhitungan laba kotor, laba operasional, dan laba bersih kemudian tahap selanjutnya bisa mengetahui nilai laba tertahan menggunakan rumus berikut ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Laba Ditahan = Laba Bersih Setelah Pajak &#8211; Dividen<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan A sudah memulai bisnis sejak bulan April dengan nilai Rp 0 karena belum memiliki jumlah laba yang ditahan. Pada satu bulan pertama, perusahaan A sudah berhasil mendapatkan laba bersih senilai Rp1 juta dan memutuskan untuk tidak membagikan dividen sama sekali kepada pemodal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba ditahan = Laba bersih setelah pembayaran pajak \u2013 Pembagian dividen<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Mei = Rp 1 juta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bulan berikutnya, perusahaan A memperoleh keuntungan senilai Rp10 juta. Perusahaan tersebut telah memutuskan untuk membagikan dividen dalam RUPS. Dividen saham yang dibagikan sebesar 5% dan perusahaan telah memiliki total 10 ribu lembar saham yang beredar luas di masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiap lembar saham memiliki nilai Rp10 ribu. Ketika perusahaan A memilih untuk menerbitkan 500 dividen saham, pembagian saham akan mengalami penahanan laba sekitar Rp10 ribu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Ditahan = Rp 1 juta + Rp10 juta \u2013 (500 x Rp10 ribu)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Ditahan = Rp 1 juta + Rp10 juta \u2013 (Rp 500 ribu)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Ditahan = Rp 6 juta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba ditahan merupakan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">laba bersih yang dimiliki oleh perusahaan. Jika pada bulan berikutnya perusahaan A mendapat untung sekitar Rp10 juta, maka akan membagikan dividen tunai Rp2 juta kepada pemodal. Perhitungan laba ditahan berikutnya bisa menggunakan pola seperti ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Ditahan = Laba ditahan saat ini + Laba bersih atau rugi \u2013 Dividen yang dibayarkan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Ditahan = Rp6 juta + Rp10 juta \u2013 Rp 2 juta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laba Juli perusahaan A senilai Rp14 juta. Sudah paham dengan pola perhitungannya?<\/span><\/p>\n<p><b>Laba ditahan adalah <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">sisa saldo perusahaan yang sudah digunakan untuk melakukan pembayaran lain sesuai kebutuhan. Tujuan penahanan laba yaitu untuk modal usaha, strategi pengembangan usaha, membayar hutang perusahaan, simpanan cadangan, dan lain-lain. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah dengar istilah laba ditahan? Sebagai faktor penting yang mempengaruhi kapabilitas perusahaan, maka pemodal harus memahami tentang istilah tersebut. Laba ditahan adalah salah satu istilah yang memang hanya dipahami oleh kalangan tertentu saja khususnya para pengusaha dan bagian keuangan.\u00a0 Namun jika berbicara tentang laba saja, tentunya sudah banyak orang memahami istilah tersebut. Perlu diketahui sebelumnya,<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3834,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3833","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-bisnis"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>\u221a Laba Ditahan Adalah : Fungsi, Contoh, dan Cara Menghitungnya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Laba ditahan adalah sisa saldo bersih perusahaan sesudah digunakan untuk bayar pajak kemudian ditahan untuk digunakan kepentingan lain\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u221a Laba Ditahan Adalah : Fungsi, Contoh, dan Cara Menghitungnya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Laba ditahan adalah sisa saldo bersih perusahaan sesudah digunakan untuk bayar pajak kemudian ditahan untuk digunakan kepentingan lain\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Joinprop.id : Layanan Urun Dana\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-25T09:00:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-26T09:17:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/11.-Laba-Ditahan-Adalah-Jenis-Fungsi-Contoh-dan-Cara-Menghitungnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"628\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Titis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Titis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/\",\"url\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/\",\"name\":\"\u221a Laba Ditahan Adalah : Fungsi, Contoh, dan Cara Menghitungnya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-11-25T09:00:22+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-26T09:17:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/eee8d2d261755dea9520212d53acf322\"},\"description\":\"Laba ditahan adalah sisa saldo bersih perusahaan sesudah digunakan untuk bayar pajak kemudian ditahan untuk digunakan kepentingan lain\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Laba Ditahan Adalah : Jenis, Fungsi, Contoh, dan Cara Menghitungnya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/\",\"name\":\"Joinprop.id : Layanan Urun Dana\",\"description\":\"Securities Crowd Funding\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/eee8d2d261755dea9520212d53acf322\",\"name\":\"Titis\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/931db943647836280ae0315c8e77a38da6db775a2bc48b8af81dea91cbf4a79f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/931db943647836280ae0315c8e77a38da6db775a2bc48b8af81dea91cbf4a79f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Titis\"},\"url\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/author\/titisnpbursareit\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u221a Laba Ditahan Adalah : Fungsi, Contoh, dan Cara Menghitungnya!","description":"Laba ditahan adalah sisa saldo bersih perusahaan sesudah digunakan untuk bayar pajak kemudian ditahan untuk digunakan kepentingan lain","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"\u221a Laba Ditahan Adalah : Fungsi, Contoh, dan Cara Menghitungnya!","og_description":"Laba ditahan adalah sisa saldo bersih perusahaan sesudah digunakan untuk bayar pajak kemudian ditahan untuk digunakan kepentingan lain","og_url":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/","og_site_name":"Joinprop.id : Layanan Urun Dana","article_published_time":"2022-11-25T09:00:22+00:00","article_modified_time":"2022-12-26T09:17:16+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":628,"url":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/11.-Laba-Ditahan-Adalah-Jenis-Fungsi-Contoh-dan-Cara-Menghitungnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Titis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Titis","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/","url":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/","name":"\u221a Laba Ditahan Adalah : Fungsi, Contoh, dan Cara Menghitungnya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-11-25T09:00:22+00:00","dateModified":"2022-12-26T09:17:16+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/eee8d2d261755dea9520212d53acf322"},"description":"Laba ditahan adalah sisa saldo bersih perusahaan sesudah digunakan untuk bayar pajak kemudian ditahan untuk digunakan kepentingan lain","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/laba-ditahan-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Laba Ditahan Adalah : Jenis, Fungsi, Contoh, dan Cara Menghitungnya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/","name":"Joinprop.id : Layanan Urun Dana","description":"Securities Crowd Funding","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/eee8d2d261755dea9520212d53acf322","name":"Titis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/931db943647836280ae0315c8e77a38da6db775a2bc48b8af81dea91cbf4a79f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/931db943647836280ae0315c8e77a38da6db775a2bc48b8af81dea91cbf4a79f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Titis"},"url":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/author\/titisnpbursareit\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3833"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3833\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3839,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3833\/revisions\/3839"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}