{"id":3780,"date":"2022-09-27T13:53:07","date_gmt":"2022-09-27T06:53:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bursareit.id\/blog\/?p=3780"},"modified":"2022-10-11T13:55:45","modified_gmt":"2022-10-11T06:55:45","slug":"rumus-npv","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/","title":{"rendered":"Rumus NPV (Net Present Value) : Pengertian dan Cara Menghitungnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi sebagian besar orang, mengetahui keuntungan dari sebuah investasi termasuk pertimbangan utama untuk memilih jenis investasi. Salah satu metode perhitungannya dengan menggunakan <\/span><b>rumus NPV<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya banyak digunakan untuk mengetahui nilai rugi atau untung dari suatu investasi, nyatanya rumus ini juga biasa digunakan untuk hal lain. Termasuk diantaranya untuk membantu para penggiat bisnis menentukan perencanaan keuangan yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus yang tidak begitu sulit digunakan bahkan bisa dengan mudah diingat membuatnya banyak jadi pilihan. Termasuk hasil sederhana, mudah dimengerti hingga cara hitungnya yang kilat jadi faktor lain yang semakin memudahkan penggunanya. Lalu bagaimana <\/span><b>cara menghitung NPV<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">?.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_46 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"ez-toc-toggle-icon-1\"><label for=\"item-69ddf1df8580b\" aria-label=\"Table of Content\"><span style=\"display: flex;align-items: center;width: 35px;height: 30px;justify-content: center;direction:ltr;\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/label><input  type=\"checkbox\" id=\"item-69ddf1df8580b\"><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#Penggunaan_Rumus_NPV_dalam_Dunia_Bisnis\" title=\"Penggunaan Rumus NPV dalam Dunia Bisnis\u00a0\">Penggunaan Rumus NPV dalam Dunia Bisnis\u00a0<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#Rumus_NPV_Net_Present_Value\" title=\"Rumus NPV (Net Present Value)\">Rumus NPV (Net Present Value)<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#1_Rumus_Bila_hanya_Memiliki_Satu_Arus_Kas\" title=\"1. Rumus Bila hanya Memiliki Satu Arus Kas\">1. Rumus Bila hanya Memiliki Satu Arus Kas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#2_Rumus_Bila_Memiliki_Lebih_dari_Dua_Arus_Kas\" title=\"2. Rumus Bila Memiliki Lebih dari Dua Arus Kas\">2. Rumus Bila Memiliki Lebih dari Dua Arus Kas<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#Contoh_Studi_Kasus_Menggunakan_Perhitungan_NPV\" title=\"Contoh Studi Kasus Menggunakan Perhitungan NPV\">Contoh Studi Kasus Menggunakan Perhitungan NPV<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#1_Studi_Kasus_Pertama\" title=\"1. Studi Kasus Pertama\">1. Studi Kasus Pertama<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#2_Studi_Kasus_Kedua\" title=\"2. Studi Kasus Kedua\">2. Studi Kasus Kedua<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#3_Studi_Kasus_Ketiga\" title=\"3. Studi Kasus Ketiga\">3. Studi Kasus Ketiga<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penggunaan_Rumus_NPV_dalam_Dunia_Bisnis\"><\/span><b>Penggunaan <\/b><b>Rumus NPV<\/b><b> dalam Dunia Bisnis\u00a0<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya ada banyak rumus perhitungan yang banyak digunakan dalam dunia bisnis. Bergantung pada kebutuhannya, NPV jadi salah satu rumus perhitungan yang tidak kalah banyak digunakan khususnya oleh para investor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus Net Present Value atau banyak disingkat NPV ini banyak digunakan saat seorang investor atau pelaku bisnis ingin mengetahui kelayakan suatu investasi. Tentu saja tidak hanya bisa dilakukan oleh pihak perusahaan besar, metode perhitungan ini juga bisa dilakukan oleh perseorangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak tanggung, nilai investasi yang bisa diketahui lewat rumus ini bisa digunakan sebagai pegangan jangka panjang. Nilai profit yang terukur lewat metode hitung NPV bisa berupa nilai profit saat ini atau pun di saat yang akan datang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karenanya cara ini juga banyak dipegang sebagai metode ancang-ancang untuk menentukan jenis investasi mana yang akan dipilih atau dijalankan. Seperti halnya metode cap rate, metode hitung ini juga banyak digunakan diantaranya untuk:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui nilai profit investasi saat ini<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui nilai profit di masa yang akan datang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai bahan pertimbangan untuk investasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mempertimbangkan kelayakan investasi jangka panjang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menerjemahkan tingkat pengembalian dalam nilai dolar\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya perhitungan dengan metode NPV memang menghasilkan nilai profit dalam bentuk dolar. Karenanya konversi nilai diperlukan bila memang ingin mendapatkan hasil perhitungan dalam bentuk Rupiah.<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumus_NPV_Net_Present_Value\"><\/span><b>Rumus NPV<\/b><b> (Net Present Value)<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus Net Present Value atau NPV umumnya memiliki dua bentuk yang bisa digunakan untuk kasus yang berbeda beda. Menyesuaikan dengan kebutuhan dan jenis kasus masing-masing, berikut bentuk dari rumus Net Present Value.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Rumus_Bila_hanya_Memiliki_Satu_Arus_Kas\"><\/span><strong>1. Rumus Bila hanya Memiliki Satu Arus Kas<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada perusahaan atau proyek dengan hanya satu alur kas akan melewati proses pengurangan dengan nilai investasi awal. Dalam proses perhitungan juga diperlukan keterangan nilai diskonto. Untuk lebih lengkapnya, rumus yang bisa digunakan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><b>Net Present Value (NPV) = Arus Kas \u00f7 (1+i)^t \u2013 nilai investasi awal<\/b><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">i = nilai pengembalian yang diminta (nilai diskonto yang diminta)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">t = total periode waktu<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Rumus_Bila_Memiliki_Lebih_dari_Dua_Arus_Kas\"><\/span><strong>2. Rumus Bila Memiliki Lebih dari Dua Arus Kas<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda halnya bila suatu perusahaan atau seorang investor memiliki arus kas lebih dari satu. <\/span><b>Rumus NPV<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang digunakan berbeda namun bisa dibilang lebih sederhana. Untuk perhitungan nilai NPV jangka panjang, rumus yang digunakan adalah:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><b>Net Present Value (NPV) = Jumlah nilai pendapatan target \u2013 nilai investasi awal<\/b><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah nilai pendapatan target bisa diperoleh dari pengulangan rumus <\/span><b>Arus Kas \u00f7 (1+i)^t <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">sebanyak periode arus yang ditentukan. Nilai \u2018<\/span><b>i<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2019<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">yang digunakan merupakan nilai berubah menyesuaikan dengan periode yang dihitung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selebihnya bila nilai dari perhitungan menunjukkan angka positif, maka indikasi keuntungan lebih besar dari perkiraan. Maka investasi tersebut bisa dipilih dalam jumlah besar dan kemungkinan untung akan semakin besar pula.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Studi_Kasus_Menggunakan_Perhitungan_NPV\"><\/span><b>Contoh Studi Kasus Menggunakan Perhitungan NPV<\/b><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><b>Contoh perhitungan NPV <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">bisa membuat calon pengguna rumus jadi lebih mengerti alur dan penggunaan rumus secara tepat. Untuk lebih jelasnya, berikut 3 contoh studi kasus dengan penggunaan rumus Net Present Value.<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Studi_Kasus_Pertama\"><\/span><strong>1. Studi Kasus Pertama<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah perusahaan ingin melakukan perencanaan proyek dengan nilai investasi awal sebesar Rp 40.000.000,-. Nilai ini merupakan kalkulasi nilai keseluruhan yang disiapkan untuk satu proyek investasi terpilih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diperkirakan proyek ini akan menghasilkan arus kas tunggal sebesar Rp 60.000.000,- di tahun depan alias dalam satu periode ke depan. Perhitungan hanya satu periode dilakukan karena nilai aset investasi berpotensi berubah per tahunnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila asumsi nilai pengembalian sebesar 0,1 atau 10% per satu periode maka berapakah nilai yang tersisa di satu akhir periode tahunan proyek?<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Rumus<\/strong>:<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p><b>Net Present Value (NPV) = Arus Kas \u00f7 (1+i)^t \u2013 nilai investasi awal<\/b><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0= [Rp 60.000.000,- \u00f7 (1+0,1)^1] \u2013 Rp 40.000.000,-<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0= Rp 14.545.454,-<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena hasil perhitungan positif maka kemungkinan mendapat keuntungan lebih besar bisa saja didapatkan. Berbekal nilai positif ini perusahaan atau investor akan menerima proyek ini. Dari hasil nilai Rupiah di atas juga bisa diubah ke bentuk dolar atau sebaliknya bila memang diperlukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Studi_Kasus_Kedua\"><\/span><strong>2. Studi Kasus Kedua<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang investor ingin mengambil kemungkinan investasi awal sebesar Rp 600.000.000,- di awal proyeknya. Investor ini juga berharap mendapatkan return bersih dari aset investasi senilai Rp 400.000.000,-.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nilai return tersebut diasumsikan akan sama selama dua periode atau dua tahun berturut-turut tanpa ada pengurangan atau penambahan nilai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila nilai diskonto yang diminta sebesar 0,08 atau 8% maka berapa nilai NPV yang akan didapatkan?<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Rumus<\/strong>:<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p><b>Net Present Value (NPV) = [Arus Kas \u00f7 (1+i)^1] + [Arus Kas \u00f7 (1+i)^2] \u2013 nilai investasi awal<\/b><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0= [Rp 400.000.000,- \u00f7 (1+0,08)^1] + [Rp 400.000.000,- \u00f7 (1+0,08)^2] \u2013 Rp 600.000.000,-<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0= Rp 66.900.000,-<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti biasa, nilai positif maka bisa diindikasi sebagai salah satu kemungkinan positif. Maka investor bisa mengambil investasi aset ini dengan return minimal sebesar hasil perhitungan berturut-turut selama dua tahun ke depan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Studi_Kasus_Ketiga\"><\/span><strong>3. Studi Kasus Ketiga<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p><b>Contoh NPV <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">lain, asumsikan sebuah proyek melakukan investasi awal dengan nilai sebesar Rp 800.000.000,-. Nilai ini merupakan nilai awal yang telah mencakup nilai keseluruhan dari proyek investasi yang dipilih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nantinya proyek diproyeksikan akan memiliki pendapatan masing-masing pada tahun pertama sekitar Rp 100.000.000,-, pendapatan tahun ke dua Rp 250.000.000,- dan pendapatan tahun ke tiga sebesar Rp 350.000.000,-.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berapakah nilai NPV bila nilai modal perusahaan sebesar 0.13 atau 13%?<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Rumus<\/strong>:<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p><b>Net Present Value (NPV) = [Arus Kas \u00f7 (1+i)^1] + [Arus Kas \u00f7 (1+i)^2] + [Arus Kas \u00f7 (1+i)^3] \u2013 nilai investasi awal<\/b><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0= [Rp 100.000.000,- \u00f7 (1+0,13)^1] + [Rp 250.000.000,- \u00f7 (1+0,13)^2] + [Rp 350.000.000,- \u00f7 (1+0,13)^3] \u2013 Rp 800.000.000,-<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0= Rp 174.070.278,-<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan hasil perhitungan positif maka proyek investasi ini bisa dengan aman digunakan oleh pihak perusahaan. Pengulangan metode hitung nantinya bisa digunakan untuk menentukan nilai untung atau rugi kedepannya dari proses investasi yang sudah berjalan.<\/span><\/p>\n<p><b>Rumus NPV <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">memang cukup banyak digunakan untuk memperhitungkan untung rugi dari suatu proses investasi. Namun proses penghitungan nilai perlu dilakukan secara teliti agar nilai yang dihasilkan akurat. Pastikan rumus yang digunakan sesuai dengan kasus yang tengah diselami.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi sebagian besar orang, mengetahui keuntungan dari sebuah investasi termasuk pertimbangan utama untuk memilih jenis investasi. Salah satu metode perhitungannya dengan menggunakan rumus NPV. Tidak hanya banyak digunakan untuk mengetahui nilai rugi atau untung dari suatu investasi, nyatanya rumus ini juga biasa digunakan untuk hal lain. Termasuk diantaranya untuk membantu para penggiat bisnis menentukan perencanaan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3786,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30,29],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3780","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-bisnis","8":"category-investasi"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>\u221a Rumus NPV : Pengertian dan Cara Menghitungnya (Lengkap!)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"rumus NPV adalah rumus yang digunakan untuk memprediksi nilai dari suatu investasi, contoh perhitungan NPV bisa ditemukan di berbagai kasus.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u221a Rumus NPV : Pengertian dan Cara Menghitungnya (Lengkap!)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"rumus NPV adalah rumus yang digunakan untuk memprediksi nilai dari suatu investasi, contoh perhitungan NPV bisa ditemukan di berbagai kasus.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Joinprop.id : Layanan Urun Dana\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-27T06:53:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-11T06:55:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-npv.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"628\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Titis\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Titis\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/\",\"url\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/\",\"name\":\"\u221a Rumus NPV : Pengertian dan Cara Menghitungnya (Lengkap!)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-09-27T06:53:07+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-11T06:55:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/eee8d2d261755dea9520212d53acf322\"},\"description\":\"rumus NPV adalah rumus yang digunakan untuk memprediksi nilai dari suatu investasi, contoh perhitungan NPV bisa ditemukan di berbagai kasus.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rumus NPV (Net Present Value) : Pengertian dan Cara Menghitungnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/\",\"name\":\"Joinprop.id : Layanan Urun Dana\",\"description\":\"Securities Crowd Funding\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/eee8d2d261755dea9520212d53acf322\",\"name\":\"Titis\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/931db943647836280ae0315c8e77a38da6db775a2bc48b8af81dea91cbf4a79f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/931db943647836280ae0315c8e77a38da6db775a2bc48b8af81dea91cbf4a79f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Titis\"},\"url\":\"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/author\/titisnpbursareit\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u221a Rumus NPV : Pengertian dan Cara Menghitungnya (Lengkap!)","description":"rumus NPV adalah rumus yang digunakan untuk memprediksi nilai dari suatu investasi, contoh perhitungan NPV bisa ditemukan di berbagai kasus.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"\u221a Rumus NPV : Pengertian dan Cara Menghitungnya (Lengkap!)","og_description":"rumus NPV adalah rumus yang digunakan untuk memprediksi nilai dari suatu investasi, contoh perhitungan NPV bisa ditemukan di berbagai kasus.","og_url":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/","og_site_name":"Joinprop.id : Layanan Urun Dana","article_published_time":"2022-09-27T06:53:07+00:00","article_modified_time":"2022-10-11T06:55:45+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":628,"url":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/rumus-npv.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Titis","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Titis","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/","url":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/","name":"\u221a Rumus NPV : Pengertian dan Cara Menghitungnya (Lengkap!)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-09-27T06:53:07+00:00","dateModified":"2022-10-11T06:55:45+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/eee8d2d261755dea9520212d53acf322"},"description":"rumus NPV adalah rumus yang digunakan untuk memprediksi nilai dari suatu investasi, contoh perhitungan NPV bisa ditemukan di berbagai kasus.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/rumus-npv\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rumus NPV (Net Present Value) : Pengertian dan Cara Menghitungnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/","name":"Joinprop.id : Layanan Urun Dana","description":"Securities Crowd Funding","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/eee8d2d261755dea9520212d53acf322","name":"Titis","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/931db943647836280ae0315c8e77a38da6db775a2bc48b8af81dea91cbf4a79f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/931db943647836280ae0315c8e77a38da6db775a2bc48b8af81dea91cbf4a79f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Titis"},"url":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/author\/titisnpbursareit\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3780","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3780"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3780\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3781,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3780\/revisions\/3781"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3786"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3780"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3780"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.joinprop.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}